Powered By Blogger

Minggu, 04 Juli 2010

PERTOLONGAN PERTAMA PADA STROKE

Ada satu cara terbaik untuk memberikan pertolongan pertama kepada orang yang mendapatkan serangan STROKE cara pertolongan ini selain dapat menyelamatkan nyawa si penderita juga tidak menimbulkan efek samping apapun. Pertolongan pertama ini dijamin merupakan pertolongan GAWAT DARURAT yang dapat berhasil 100%.

Berikut ini cara pertolongan dan beberapa hal yang perlu diperhatikan :

Sebagaimana diketahui, orang yang mendapat serangan STROKE, maka permbuluh darah halus pada otaknya mengalami kepecahan yang berlangsung lamban. Dalam menghadapi keadaan demikian jangan sampai panik tapi harus tetap tenang. Si penderita harus tetap berada pada tempat semula dimana ia terjatuh. (Misalnya di kamar mandi, kamar tidur atau dimana saja) Jangan sampai dipindahkan, sebab perpindahan si penderita dari tempat ia jatuh ke tempat lain akan mempercepat proses kepecahan pembuluh darah halus pada otak.

Penderitaan harus dibantu mengalami posisi duduk yang baik agar tidak jatuh lagi pada saat itu pengeluaran darah dapat dilakukan yang terbaik dengan menggunakan jarum suntik, tetapi jika tidak tersedia jarum jahit/jarum pentul dapat dipakai tetapi semuanya harus suci hamakan dahulu antara lain dengan jalan ujung jarum dibakar diatas api.

Setelah jarum siap pakai, lakukan penusukan pada 10 ujung jari tangan, titik penusukan kira-kira 1 cm dari ujung jari tangan, setiap ujung jari cukup mendapat 1 kali tusukan dengan harapn setiap jari mengeluarkan 1 tetes darah. Pengeluaran darah dari ujung jari juga dapat dibantu dengan cara memencet jika sewaktu jari ditusuk darah tidak keluar. Dalam jangka waktu kira-kira 10 menit kemudian sipenderita akan sadar kembali.

Bilamana mulut sipenderita tampak mencong, maka kedua daun telinga sipenderita harus ditarik-tarik sampai berwarna kemerah-merahan, setelah itu lakukan 2 kali penusukan pada masing-masing ujung bawah daun telinga sehingga darah, keluar sebanyak 2 tetes dari setiap ujung daun telinga. Dalam beberapa menit saja bentuk mulut sipenderita akan menjadi normal kembali. Setelah sipenderita pulih keadaannya dan tidak ada rasa kelainan yang berarti, maka bawalah sipenderita ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Tindakan pertolongan pertama tersebut diatas dapat menolong dan menyelamatkan sipenderita, tetapi sebaliknya jika sipenderita begitu terjatuh karena serangan STROKE lalu buru-buru diangkut kerumah sakit atau dokter dengan maksud untuk mendapatkan pertolongan tapi tidak terpikirkan bahwa guncangan-guncangan kendaraan dalam perjalanan dapat mempercepat proses pendarahan lebih lanjut dalam otak, pada akhirnya nyawa sipenderita tidak dapat diselamatkan.

Dalam daftar urutan penyakit penyebab kematian, STROKE (Pendarah Otak) menduduki tempat kedua. Sipenderita yang paling beruntung nasibnya akan menjadi penyandang cacat tubuh seumur hidup. Ini merupakan kerugian bagi masyarakat dan negara. Sedangkan akibat lebih lanjut dari serangan STROKE sangat mengerikan. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika setiap orang mengenal dan menguasai cara pertolongan pertama kepada sipenderita serangan STROKE dengan jalan mengeluarkan dara demi menolongnya.

Cara pertolongan yang sangat sederhana ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Hasilnya nyata bahkan 100% akan berhasil, sedangkan sipenderita dapat tertolong dan menikmati hidup sebagai insan yang normal.

Sebagai salah satu cara beramal bakti, sebaiknya cara pertolongan ini disebar-luaskan kedalam masyarakat sehingga STROKE terhapus dari daftar urutan penyebab kematian. Mencegah adalah lebih baik daripada mengobati, perhatikan cara hidup dan melakukan olahraga yang sesuai dengan kondisi masing-masing orang secara teratur. Bagi orang yang telah lanjut usia sebaiknya memeriksakan kesehatan secara berkala.

Follower